Kamis, 28 Januari 2016

Proses Pembentukan ASEAN




1.      Proses Pembentukan ASEAN



Hasil gambar untuk lambang asean dan arti-artinya 

Sebelum ASEAN terbentuk, Negara-negara di dunia terbagi menjadi dua blok yaitu Blok Barat dengan membentuk North Atlantic Treaty Organization (NATO) dan Blok Timur dengan membentuk Pakta Warsawa. Tujuan dari kedua blok ini adalah untuk memperbesar kekuatan dan memperluas pengaruhnya terhadap Negara-negara lain.

Beberapa Negara yang tergabung dalam Blok barat membentuk sebuah organisasi yaitu SEATO (Shout-east Asia Treaty Organization) yang anggotanya terdiri dari Australia, Inggris,Prancis, Selandia baru, Pakistan, Filipina, Thailand dan Amerika Serikat.

Organisasi ini didirikan pada tanggal 8 september 1954 dan didirikan untuk menjalin kerja sama dalam bidang pertahanan dan keamanan serta untuk menghadapi perluasan kekuasaan Blok Timur.

Pada tahun 1961, terbentuk suatu organisasi ASA ( Association Shout-east Asia) yang di bentuk oleh tiga Negara yaitu Thailand, Filipina, dan Malaysia.

Berdirinya ASA bertujuan untuk menjalin kerjasama dalam bidang social dan kebudayaan. Organisasi ini mengajak Indonesia untuk bergabung, namun presiden Soekarno menolak tawaran itu.

ASA ternyata tidak berjalan lancar, dikarenakan adanya perseteruan diantara Negara anggotanya yakni Malaysia dan Filipina. Filipina mengklaim bahwa Sabah (Negara bagian Malaysia) adalah termasuk wilayahnya.

Selanjutnya, pada tahun1963 terbentuk organisasi Maphilindo yang beranggotakan Malaysia, fhilipina, dan Indonesia.

Namun, organisasi inipun tidak berjalan lancar di karenakan  adanya perseteruan antara Malaysia dan Indonesia. Indonesia menganggap Malaysia sebagai boneka bentukan inggris.

Setelah Indonesia di pimpin oleh Soeharto, hubungan Indonesia dengan Negara  di asia tenggara dan Negara Negara tetanggapun berjalan dengan baik. Hubungan inilah yang menjadi awal mula pendirian organisasi ASEAN.

Pembentukan ASEAN di awali oleh pertemuan tingkat menteri 5 negara di Asia Tenggara yang di selenggarakan pada tanggal 5-8 agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Kelima menteri tersebut adalah ;


a.      Adam Malik ( mentri luar negeri republic Indonesia),

b.      Tun abdul Razak ( wakil perdana menteri Malaysia ),

c.       S. Rajaratman ( mentri luar negeri singapura),

d.      Narcisco Ramos ( menteri luar negeri fhilipina ), dan

e.      Thanat khoman ( menteri luar negeri Thailand ).


Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang disebut Deklarasi Bangkok.  Pendirian ASEAN di tetapkan setelah pendandatanganan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 agustus 1967. Dengan demikian tanggal tersebut sekaligus merupakan tanggal berdirinya ASEAN.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh Feature Literasi di Sekolah

Literasi Membaca adalah Bintangku Oleh : Meike Widia Azmi ( SDN 1 Dasan Tereng ) “Bu guru, hobi bu guru apa ? “ spontan terucap dan...